Dzikir Setelah Sholat
Dari Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz kepada seluruh orang melihat tulisan ini dari kalangan kaum muslimin
“Merupakan dari perbuatan sunnah, seorang muslim mengucapkan setelah setiap shalat fardu membaca
ASTAGHFIRULLAH tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan:
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM
LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH
LAA ILAAHA ILLALLAHU, LAA NA’BUDU ILLA IYYAHU, LAHUN NI’MATU WALAHUL FADHLU WALAHUTS TSANAA-UL HASAN, LAA ILAAHA ILLALLAHU, MUKHLISHIINA LAHUDDINA WALAU KARIHAL KAAFIRUUN, ALLAHUMMA LAA MAA NI’A LIMAA A’THOITA, WA LAA MU’TIYA LIMAA MANA’TA, WALAA YANFA’ DZAL JADDI MINKAL JADDU.
Khusus setelah shalat subuh dan maghrib, bacalah zikir yang dibawah ini sepuluh kali setelah mengucapkan zikir yang di atas:
LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WAYUMIIT WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR
Kemudian membaca:
SUBHAANALLAH tigapuluh tiga kali,
ALHAMDULILLAH tigapuluh tiga kali;
ALLAHU AKBAR tigapuluh tiga kali; untuk melengkapi bilangan menjadi seratus bacalah:
LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR
Kemudian membaca ayat kursi, kemudian surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas, kalau seandainya setelah shalat subuh dan maghrib dibaca tiga kali.
Inilah yang lebih baik (afdhal) dan semoga Allah menganugerahkan shalawat dan salam kepada nabi kita Muhammad dan atas keluarga beliau dan sahabat-sahabatnya serta yang mengikutinya dengan baik sampai hari pembalasan.
Sifat Sholat Nabi Edisi Revisi, karya Muhammad Nashiruddin Al-Albani
DIarsipkan di bawah: Shalat, Tauhid, Uncategorized
dari Sahabat Abdullah bin Mas'ud. Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda : "Sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah (Al-Qur'an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salam. Seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan (Bid'ah) dalam agama. Dan setiap Bid'ah adalah sesat. Dan setiap kesesatan itu tempatnya di Neraka. ("H.R imam Ahmad (I/392-393), Abu Dawud no.1892, an-Nasa-i (III/ 104-105), at-Tirmidzi no.1105)


















terima kasih atas artikelnya. Sangat bermanfaat
Barang siapa yang banyak melakukan Dzikir kepadaKu dari pada banyak meminta, maka Aku akan memberikan yang paling baik kepadanya yang tidak aku berikan kepada setiap orang yang banyak meminta sedikit berdzikir.”
(H.R Baihaqi dari Umar Bin Khattab)
————————————————————————–
” Ciri cinta kepada Allah senang cinta Dzikrullah,
Ciri benci kepada allah benci dzikir kepada-Nya”
(HR. Baihaqi dari Anas)
BeriLah Kami PetuNjuk mu Ya rabb……..