Menonton Blue Film (BF) dengan suami/istri….bolehkah?

PERSOALAN :ASSALAMUALAIKUM USTADS.SAYA MAU BERTANYA MENGENAI MENGAJAK ISTERI MENONTON FILM BF UNTUK TUJUAN MEMPELAJARI TENTANG CARA-CARA MELAKUKAN SEKS.INI KERENA ISTRI SAYA TIDAK BEGITU PANDAI MELAKUKAN SEKS DAN UNTUK MERANSANGKAN NAFSUNYA DULU SEBELUM MELAKUKAN HUBUNGAN SUAMI ISTRI.APA PENDAPAT USTADS.?

JAWABAN :

Wa’alaikumussalam,

Hukumnya haram secara sepakat ulama walaupun niatnya baik. Ia diharamkan kerana :

Pertama :

Islam mengharamkan melihat aurat orang lain, terutamanya bahagian sulit.

Nabi SAW bersabda :

artinya : Janganlah seorang lelaki melihat aurat lelaki yang lain, dan janganlah wanita melihat aurat wanita yang lain”

Sudah tentu apabila melihat film tersebut, akan dilihat aurat si pelakon tadi malah dalam keadaan yang tidak diizinkan oleh Islam pula.

Kedua:

Islam juga tidak berapa menggalakkan si suami melihat kemaluan isteri dan begitu juga sebaliknya, sebagaimana displin seks Islam yang dinyatakan oleh Sayyidatina Aisyah r.a berkenaan hubungannya dengan baginda SAW. ( Hadist ini adalah lemah, bagaimanapun ia dikira sebagai adab sangaja berdasarkan umum dalil-dalil lain). Jika demikian hukumnya, maka sudah tentu melihat kemaluan selain pasangan yang halal di dalam film BF lebih lagi dicegah oleh Islam.

Ketiga :

Terdapat cara lain untuk mempelajarinya, yaitu dengan membeli buku panduan seks dalam Islam yang melakarkan gambar-gambar lukisan saja.


Keempat :

Film-film ini sudah tentu dilakukan oleh orang bukan Islam serta sudah tentu menjalani hubungan seksual tidak menurut displin Islam dalam hubungan seks. Termasuklah melakukan seks secara yang diharamkan oleh Islam. Justru, meniru teknik yang diharamkan sudah tentu diharamkan juga.

Sebagai contoh, Islam tidak menggalakkan suami isteri bersama dalam keadaan telanjang buugil sebagaimana disebutkan sebagai salah satu displin adab melalui hadist

إذا جامع أحدكم أهله فلا يتجرد تجرد العيرين

Artinya : “Apa seorang kamu ‘bersama’ isterinya maka janganlah kamu bertelanjang bogel ( bermakna perlu berselimut)” ( Riwayat Ibn Majah 1/619 no 1921 )

Demikian juga displin dan adab-adab lain seperti berdoa sebelum bersama, tidak mendatangi isteri dari duburnya, tiada oral seks, berwudhu jika ingin bersama kali kedua sebelum mandi dan banyak lagi adab dan hukum Islam yang tidak akan dapat dipelajari dari film BF itu. ( Nizom al-Usrah, Dr Md Uqlah, 2/16-17)

Kelima :

Dibimbangi si suami atau isteri akan terbayangkan pasangan pelaku di dalam film BF tersebut. Maka ia jatuh ke dalam perkara haram yang lain pula.


Keenam :

Nabi Melarang menceritakan perihal sulit aurat orang lain, apakah lagi melihatnya di dalam video seperti ini.

Nabi SAW bersabda :

لا تباشر المرأة المرأة فتنعتها لزوجها كأنه ينظر إليها

Artinya : janganlah seorang wanita melihat aurat wanita lain, lalu menceritakannya kepada suaminya sehingga seperti (suaminya) melihatnya ( Riwayat Al-Bukhari )

Kesimpulannya, diharamkan menggunakan filem BF samata untuk menaikkan syahwat suami isteri maupun sebagai pengajian.

sekian

ust zaharuddin

Satu Tanggapan

  1. terima kasih artikel nya bagus dan menambah pengetahuan saya dalam hal berhubungan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: